BLOG ARCHIVE
08/12/2018

Dedare - FW 2018 Collection

Kemaren aku udah cerita lengkap ya tentang RMTS.. masihh berasa banget euphoria nya.. aku masih cek satu satu yang nge-tag di IG dan sharing keseruan RMTS kemarin. Masukan juga banyak, yang aku baca dan ada beberapa yang aku respond... jadi nggak cuma compliment aja tapi constructive critics also appreciated..


Nahh.. harus move on.. harus. Supaya nggak terlena dengan sesuatu yang sudah lewat (meskipun it's good to remember) dan harus mulai dengan sesuatu yang baru.. yang lebih baik lagi.


Kali ini aku pengen sharing cerita tentang koleksi Dedare..
Apa yang bisa dimaknai dari koleksi ini..
Kalau mau tahu, baca terus ya…
 
 
Aku dapat info dari #RiamirandaTeam yang standby di area foyer kalau sudah banyak yang ngantri dan nunggu diluar sebelum jam 10.00. Padahal kemarin rundown acara RMTS sudah infoin waktu Open Gate-nya jam 10.00 WIB tapi Subhanallah antusiasmenya luar biasa. 
Terimakasih ya… 

Begitu gate dibuka, teman-teman yang datang terbagi dua. 
Ada yang langsung ke bazaar Year-End Sale dan gercep beli Kin Bag yang dipajang di daerah sayap kiri. 
Beberapa lagi langsung ke booth Tokopedia yang memang persis didepan pintu masuk.

Banyak banget yang antre dan pilih-pilih koleksi dedare di booth Tokopedia. Beberapa juga langsung buka aplikasi tokopedia, sepertinya udah baca info yang dijelasin sebelumnya di Instagram @rmtsofficial….

Buat customer yang kebingungan #RiamirandaTeam mencoba jelasin gimana caranya order di tokopedia dan bisa langsung ambil barang di booth tapi antusiasmenya luar biasa besar banget, team kita kalah banyak untuk menjawab satu satu pertanyaan.. 
Ya karena sistem baru yang diterapkan, O2O - Online to Offline. 
Jadi harus beli via tokopedia Apps yang semua RMLC yang hadir alhamdulillah sudah download, bahkan ada yang bilang "sekarang aku mau beli apa apa pake tokopedia mbak"

Sampai akhirnya tim tokopedia juga ikutan turun buat bantu para customer memesan koleksi Dedare di tokopedia. saking banyak pertanyaan, terutama mengenai shipping order karena semua pada mau diambil saat itu juga..

Aku juga dikabarin kalau sistem tokopedia ngalamin sedikit masalah terkait stock Dedare, saking akses ke tokopedia begitu besar. Akhirnya pas RMTS booth harus tutup dulu, kenapa? karena order yang masuk dari seluruh Indonesia otomatis terekam dan hampir semua sudah confirm payment sementara team masih handle on the spot.

Order ke tokopedia official store Ria Miranda tetap tinggi meski RMTS udah lewat, bahkan tanggal 6 Dec 2018. Banyak banget yang minat dengan koleksi Dedare, padahal stock yang dialokasikan di Tokopedia sudah habis. Jadi memang ada kendala teknis di sistem web-nya.. 

Aku cuman bisa bilang makasih dan minta pengertiannya ke customer ya, namanya sistem yang dibuat sesama manusia. Mau sebesar apapun kalau diluar kapasitas pasti bisa ada masalah juga… dan ini adalah kali pertama untuk Tokopedia handle customer yang segitu antusiasnya.. 
Tim Tokopedia sangat responsif kok, dan buat mereka ini jadi challenge untuk perbaikan pada koleksi berikutnya.

Absen yuk.. 
siapa yang udah punya koleksi dedare yang baru eksklusif rilis di tokopedia? Karena jujur aku gak bisa berhenti senyum paslihat banyak yang pakai Dedare saat Show padahal Dedare baru dijual di hari itu. Jadi aku ngeliat ada beberapa RMLC yang abis ambil Dedare di booth tokopedia terus ke toilet untuk ganti baju dan siap nonton show. 
Seruuu...

Btw, Aku udah pernah cerita sedikit tentang Dedare saat JFW kemarin kan??...
Karena memang baju yang dipake pas JFW adalah koleksi Dedare dengan styling korean looks sesuai dengan tema besar dari The Unstopable You Wardah.

 Jadi Dedare ini adalah koleksi yang dibuat setelah berdiskusi dengan Ibu Erica Majdi – Istri Gubernur NTB saat tahun 2017 lalu. Aku inget banget tuh kita breakfast bareng di Qunci Villas di Sengigi, terus sepakat buat satu rencana tahunan yang bakal diadain Pemda NTB buat ngangkat Lombok. Mulai dari entrepreneur class sharing, Fashion on the Street di Mataram dan puncaknya ya saat JFW kemaren. Sebenernya aku berharap bu Erica bisa hadir, tapi memang ada suatu kendala yang genting, pemulihan pasca gempa di Lombok.

Dedare sebenernya koleksi yang benar-benar erat banget dengan sosok perempuan Lombok yang pintar menenun. Dedare itu artinya gadis dalam bahasa Lombok.. Kalau ke Lombok bisa mampir ke desa Sade, disana bisa liat langsung ada banyak perempuan yang pandai menenun. 

Memang keahlian ini secara otomatis turun di gen perempuan setiap keluarga di Lombok karena menurut cerita kain tenun merupakan mahar wajib yang diberikan pihak perempuan ke pihak pria saat menikah.

Namun dari sekian banyak, aku paling tertarik dengan desa Sukarara. Lingkungan yang dipadati oleh Bale Lumbung yang khas dan perempuan-perempuan yang ahli dalam menenun. Suasana desa Sukarara ramah dan yang paling istimewa ada kerajinan tenun yang berbeda dari kain tenun lainnya. Tenun Subahnale namanya. 

Tenun ini punya Motif yang sangat rumit dan saking rumitnyaa perempuan asal desa Sukarara selalu bertasbih mengucap Subhanallah, Maha Besar Allah, dalam setiap proses menenun. 

Nah motif dari Tenun Subahnale ini jadi inspirasiku yang coba di highlight untuk koleksi Dedare ini. Meskipun tidak mengurangi esensi tenun asli itu sendiri.. Aku merasa keteguhan dari sosok perempuan Desa Sukarara seimbang dengan ketaatannya dan bagiku kolaborasi dua sikap itu sangat patut ditiru. Mengerjakan pekerjaan dengan selalu mengingat Allah, satu hal yang bisa jadi contoh bagi kita semua.






Makanya, Lombok jadi salah satu tempat yang luar biasa membekas di diri aku pribadi. Apalagi Lombok punya banyak kekayaan alam dan suasananya tuh tenang banget.

Emang rasanya tuh sedih banget ketika tahu Lombok kena musibah gempa di bulan Juli karena banyak kenangan di Lombok yang masih membekas sampai sekarang. Semakin khawatir awal Agustus gempa datang lagi dengan skala lebih besar.  khawatirnya tuh ditambah ada banyak teman-teman dan RMLC yang seperti Saudara sendiri, jadi aku selalu keep contact dan dapat update terus langsung dari temen temen disana. 

Gempa di Lombok itu parah banget. Hampir semua layanan pemerintahan lumpuh total, gempa susulan baik dari skala kecil maupun besar terus berdatangan dan Mbak Nita, partner-ku di Lombok ngabarin bahwa orang-orang di Lombok juga mengalami trauma saking seringnya gempa yang terjadi disana berkali kali.. Pas udah tenang eh gempa lagi..

Aku ngerasa ada hal yang bisa aku lakuin untuk setidaknya meringankan sedikit beban saudara-saudara kita disana. Aku inisiatif buka donasi dan alhamdulillah suami setuju, pas tim diminta untuk mengkoordinir via social media, riamiranda team juga semangat banget. Donasi dikumpulkan selama 6 hari dan alhamdulillah hasilnya cukup untuk membantu lima desa, yaitu Desa Dopang (Kec. Gunung Sari),  Desa Puncang (Kec. Gunung Layar), Posko 5 Desa Bengkauang (Kec. Gunung Layar),  Posko 7 Desa Bengkauang (Kec. Gunung Sari) dan Desa Kekait (Kec. Gunung Sari).

Aku pikir mudah dalam distribusinya karena tinggal transfer, eh ternyata kebutuhannya bukan uang. jadi bentuk bantuannya waktu itu berupa tenda, sembako, obat-obatan serta kebutuhan primer lainnya yang dikirim langsung dari Jakarta. Alhamdulillah, RMLC-RMLC Lombok bersedia untuk ngebagiin langsung sumbangan yang terkumpul. Bersyukur deh dikelilingi orang-orang baik dari teman-teman yang ikut berdonasi dan teman-teman RMLC yang mau repot mengkoordinir dan membagikan langsung ke saudara-saudara yang saat itu membutuhkan uluran tangan kita.

Koleksi Dedare ini kan menggambarkan sosok perempuan yang teguh, yang kuat, semoga dari koleksi ini bisa jadi wujud dukungan untuk Lombok agar bangkit lagi. Bangun Lombok seperti dulu, bahkan harus jadi lebih baik. 

Kita sama-sama berdoa ya semoga dijauhkan dari bencana dan selalu dalam lindungan-Nya. Yang paling penting kita juga selalu ingat Allah SWT dimanapun kita berada sepertu gadis penenun kain Subahnale.

Koleksi Dedare masih bisa dibeli di aplikasi tokopedia sampai tanggal 14 Desember, nanti juga ada di cabang… 

InsyaAllah mulai hari Sabtu ini. Nanti yang udah dapat jangan lupa tag atau mention aku yaaa… sama @inforiamiranda.. aku senang banget kalau ada yang share pake koleksi Dedare.


Love,




Ria

ALL TIME PAGEVIEWS

1,936,827