Review film : The Wind Rises


The Wind Rises,  mungkin komentar aku paling pertama tentang film ini adalah : film kartun paling emosional di tahun 2014. ( overrated ? i hope not :p )

Sebelum aku jelasin kenapa emosinal lebih baik aku cerita dikit deh.
Mungkin banyak yang mengira kartun itu, umumnya cuman enak ditonton buat anak kecil, menurutku itu salah. Gak semua tema kartun itu child-friendly loh, bukan berarti child-friendly itu ada adegan dewasa nya aja, tapi bisa dari tema nya, pembawaan cerita, sampai karakter karakter dari si kartun itu sendiri.
Nah, Wind Rises ini adalah kartun dengan tema yang bukan child-friendly. Tema nya \”berat\” dan ini yang tadi aku bilang emosional, sediiih banget 🙁 🙁
Satu lagi kenapa aku bilang ini emosional, karena ini adalah film / karya terakhir dari sang maestro animator Jepang Hayao Miyazaki, sang penemu Ghibli Studio yang terkenal di Jepang bahkan dunia.
Sedikit tentang Hayao Miyazaki, beliau adalah seorang ilustrator, director, screenwriter, producer, waaah multi talenta deh. Hayao Miyazaki adalah harta kartun Jepang, bahkan dia di anugerahi sebagai \”most influential animators in history of cinema\”. Tema tema nya selalu mengangkat sisi feminisme (Miyazaki sensei hampir selalu menampilkan tokoh utama wanita), seorang pacifist, dan juga environmentalist.Yang ingin tahu film film karya Miyazaki-sensei ( begitu sapaan akrab nya ) coba deh nonton Spirited Away, Ponyo atau Princess Mononoke. 
Balik ke Wind Rises, setting film ini ada di tahun 1918,mengangkat cerita  yang bertokoh utama anak muda Jepang bernama Jiro Horikoshi (yang versi US diisi suaranya oleh Joseph Gordon Levitt ), dari kecil selalu menyukai pesawat terbang dan bermimpi ingin merancang pesawat nya sendiri. Di perjalanan hidup nya ia bertemu dengan Naoko, the love of his life, yang sedihnya mereka harus terpisah di kereta tempat mereka berkenalan karena Jepang dilanda gempa besaar yang sangat terkenal pada saat itu, gempa Kanto di tahun 1933. Tapi tenang aja, mereka akhirnya ketemu lagi kok 🙂

Garis besar cerita ini menceritakan, Jiro yang memperjuangkan mimpinya sebagai perancang pesawat pada era perang dunia dan juga tentang kisah cintanya dengan Naoko yang setia menemani Jiro dengan sabar nya walaupun Naoko akhirnya divonis sakit keras. 



Flow film ini sih memang agak bosenin kadang kadang, karena terlalu banyak dialognya di beberapa scene, tapi kalau aku sih tidak jadi masalah ya, karena aku juga suka sejarah dunia. Oh iya, film ini juga masuk nominasi oscar loh.
Film ini menurut aku recommend untuk kalian yang suka tema tema drama serius terus ada bumbu bumbu percintaan yang sangat menyentuh, dan juga buat kalian penggemar Hayao Miyazaki, karena ini adalah karya terakhir nya yang menurut ditutup dengan karya terakhirnya yang indah.
Huu aku jadi sedih ingat cerita iniAku juga post trailer The Wind Rises dan juga opening song nya aku sukaa banget. Selamat menonton ! 
 


Sharing is caring!
Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on whatsapp
Like this:

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *