BLOG ARCHIVE
19/02/2019

Tips Menjadi Ibu ala Ria Miranda


Aku rasa hampir semua perempuan, pasti melewati fase ini.. 
Semoga yang sedang berusaha untuk memiliki keturunan diberikan kemudahan dalam prosesnya, kita bisa berbagi cerita bersama.
Semoga Allah kasih yang terbaik ya. Jangan menyerah dan kecewa ketika gagal, karena pasti ada hikmah yang akan kita petik nantinya. 
Dan setiap usaha ikhtiarmu diberikan pahala olehNya..

Aku masih ingat dengan jelas bagaimana senangnya dan deg-degannya pas hamil Katya pertama kali, enam bulan setelah menikah.
Rasa senang dan khawatir campur aduk. 
Senang karena yang ditunggu-tunggu hadir juga.. tapi juga khawatir karena ini tanggung jawab besar. 
Titipan Allah.. gak boleh asal dan harus bener-bener dijaga amanah ini. Perasaan ini selalu ada meski sudah hamil yang kedua ataupun yang ketiga dengan Kina dan Kahfia. 

Apalagi di perkembangan awal anak nanti.. 
mereka bener-bener butuh kita dan bakal nyari kita banget karena bonding sewaktu ada di rahim ketika masih hamil. 
Mereka secara gak langsung akan ngerasa paling nyaman dengan ibunya sendiri.. Pengalaman untuk merasa dibutuhkan oleh makhluk kecil ini yang nggak bisa diungkapkan, yang bikin aku pun mantap untuk punya 3 anak. Perasaan ini yang kadang bikin aku kaget bahwa aku bisa melakukan hal yang sebelumnya aku rasa nggak mungkin aku lakukan. 

Selama menjadi Ibu aku nemuin banyak banget tantangan dan jujur tantangannya tuh beda-beda setiap anak. Setiap anak seperti memberikan sebuah bab pelajaran berbeda untuk kita berdua sebagai orang tua. 

Pelajaran apa aja yang diberikan oleh ketiga anakku?
Post kali ini aku mau share dikit apa aja yang aku lakukan saat aku bersiap menjadi Ibu. Semoga bisa jadi tips yang bisa diikuti atau sekedar jadi bahan pelajaran. 

Baca terus ya.. 

01/02/2019

Arti Hijab Untuk ku

Ada yang spesial di bulan Febuari niih. 
Bukaann.. bukan hari kasih sayang.. kita kan nggak merayakan yang budaya2 barat gitu. 

Buat kita sebagai muslimah, tepat di bulan ini ada satu gerakan positif yang dibuat untuk mengedukasi teman-teman yang tidak memakai atau tidak memahami konsep berhijab. Nama gerakannya World Hijab  Day, yang mencetuskannya muslimah bernama Nazma Khan yang berdomisili di Amerika. Berawal dari banyaknya diskriminasi yang dirasakan olehnya ketika kecil hidup sebagai kaum minoritas di Amerika, tentunya menjadi sebuah gerakan bahwa hijab adalah hak sebagai seorang muslim dan tidak sepantasnya ada diskriminasi. Gerakan ini dirayakan hampir setiap tahun di 190 negara, persisnya di tanggal 1 Febuari. baca lengkap di berita klik disini deh 

Nah, kebetulan sekarang kan udah masuk bulan Febuari dan aku jadi ingin share sedikit tentang arti Hijab buat aku pribadi. Jadi, buat yang pengen tahu bagaimana aku memaknai hijab. 

Baca terus ya…
insyaAllah menginspirasi…

-----

Membaca cerita Nazma Khan melawan diskriminasi yang dirasakannya itu bikin aku jadi sangaat bersyukur tinggal di Indonesia. Sebagai muslim kita bisa bebas untuk melaksanakan perintahNya tanpa ada yang mendiskriminasi. Itulah untungnya jadi mayoritas, tapiii justru sebagai mayoritas jangan sampai kita melakukan hal yang sama ke kaum minoritas. Kalau gitu nggak ada bedanya perlakuan kita seperti yang dilakukan ke Nazma Khan.

Islam adalah agama yang menyebarkan kebaikan, semua sudah diatur dengan baik ada dalam AlQuran. Menurutku meskipun sekarang udah banyak gerakan feminism yang meminta agar adanya emansipasi wanita, kesamaan hak dan kesempatan itu aku setuju. Tapi balik lagi kodrat wanita diciptakan untuk apa, sejauh mana batasan yang bisa di lakukan oleh seorang wanita, jangan sampai melampaui apa yang sudah ditentukan Nya. Semua untuk kebaikan dan martabat kedudukan mulia seorang wanita di mata Islam.

Semua muslimah itu wajib menutup aurat, ada di dalam AlQuran. 
Dalam Al Qur’an surat Al a’raf ayat 26 Allah berfirman :
“Hai Anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan.  Dan pakaian takwa itulah yang paling baik.  Yang demikian itu adalah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah.  Mudah-mudahan mereka selalu ingat”.
Dalam surat Al Qur’an surat Al Ahzab ayat 59 dijelaskan lebih lanjut, aturan menutup aurat bagi muslimah yaitu memakai jilbab.  Jilbab syar’i yang menutup sampai dada.  Ayat ini sering digunakan orang sebagai ayat menunjukkan perintah berhijab dalam Al Qur’an. 


Pilihanku berhijab dan menutup aurat karena aku meyakini bahwa perintah Allah SWT itu selalu dibuat untuk melindungi umatnya sendiri.

Gini ceritaku berhijab dulu...

Aku memutuskan mantap berhijab saat aku lulus SMA di Padang. Alasannya setelah aku menggali dan meresapi lebih dalam ajaran Islam, Aku sadar bahwa berhijab itu justru untuk memuliakan diri kita sendiri, untuk menjaga diri kita sebagai perempuan dan bentuk kepatuhanku terhadap kewajiban yang harus dilakukan. Selain kalua di keluarga Padang emang semuanya mayoritas pake jilbab, jadi lingkungan berpengaruh banget sih.

Alhamdulillah, Aku selalu dikelilingi oleh support system yang suportif. Mereka mendukung keputusanku untuk berhijab dan mendorong supaya tidak hanya menutup aurat tapi juga menjaga akhlak. 

Terima kasih iya (panggilangku dirumah Iya), udah meringkankan tugas Papa untuk memerintahkan anak perempuannya berjilbab.” Papa bilang terima kasih pas aku memutuskan berhijab. 
Ondeeehh... rasanya seneeengg banget bisa melakukan sesuatu yang berarti untuk orang tua waktu itu. 

Memang nikmat itu tidak selalu masalah materi, berada di lingkungan yang mengerti dan berusaha mengamalkan agama justru menjadi nikmat luar biasa sendiri buat aku hehe. 

Walaupun, Aku mengerti sekali tidak semua muslimah siap dengan kewajiban yang terkesan menghalangi gerak-gerik kita. Belum lagi di beberapa tahun ke belakang masih ada pekerjaan yang tidak memperbolehkan pegawainya untuk menggunakan Hijab. Hijab dianggap kaku, membatasi dan membuat kita tidak bisa memaksimalkan potensi yang kita punya. Sedih deh begitu tau kondisinya umat muslim terbesar di negara ini justru tidak dihargai oleh negaranya sendiri. 

Tapi InsyaAllah kalau kita sudah percaya apapun yang memang disiapkan untuk kita, akan tetap untuk kita, enggak perlu ada rasa khawatir dengan ketakutan-ketakutan duniawi. Jangan pernah berpikir kalau berhijab itu akan menghambat… Aku pribadi ngerasain banget.. Bagaimana pintu-pintu rezeki mengalir begitu aja kalau kita niatnya nurut sama Allah SWT. 

Alhamdulillah. .. Seperti misalnya, Bisnis di bidang fashion muslim jadi nikmat yang lagi-lagi aku syukuri. Aku bisa melakukan hal yang aku sukai, yaitu desain pakaian tapi ada manfaat lain juga dari pakaian yang aku buat.  Aku senang ketika dengar cerita teman-teman yang memperkenalkan scarf RiaMiranda pada saudara-saudaranya yang belum berhijab. 

Membagi gimana hijab sekarang gak kaku lagi. Kita bisa menggunakan hijab dengan santun tapi tetap gak terkesan kuno misalnya seperti hijab yang berpattern. Belum lagi pattern yang dibuat juga gak sembarang. Sebisa mungkin aku rangkai cerita yang bisa diambil jadi bahan evaluasi dan pembelajaran dalam hidup. 

Jadi kalau ada yang sebelumnya belum berhijab lalu mulai berhijab dan menikmati menggunakan koleksi dariku mau atasan, dress atau scarf. Jangan malu-malu untuk share yah.. karena hal itu justru nambah semangat aku untuk terus berkarya. 

Niatku gak cuman bisnis tapi pengen hijab itu jadi pilihan busana yang bisa dipakai dan diakses oleh banyak orang. Pengennya dengan bisnis ini, secara gak langsung ngedorong orang-orang di lingkup paling dekat untuk berhijab. Dulu memang tujuannya adalah untuk attract orang untuk mau mulai mencoba berhijab, tapi sekarang rasanya harus berubah, gimana caranya memakai baju muslim yang baik dan sesuai perintahnya. Ya kita harus berubah dong, sekolah aja kan mulai dari TK sampe universitas. Masa pengetahuan agama kita sampai SMP doing.. 

Tips aku adalah kita pilih pergaulan yang sesuai dengan hati yang bisa ngajak untuk berbuat kebaikan, belajar agama lebih dalam dan bantu ingetin untuk istiqomah.

Sesuatu yang jelas diwajibkan, pastinya harus dilakukan tapi jalan orang untuk akhirnya mendapatkan hidayah untuk itu pasti berbeda-beda. Jadi aku menghormati bagaimana proses masing-masing dari kita untuk sampai di fase menuruti perintah Allah ini. Kita semua belajar bareng-bareng yah. 

Salut banget sama gerakan World Hijab Day.. karena aku juga sadar bahwa diskriminasi bagi orang-orang yang menutup aurat dibeberapa belahan dunia itu masih ada. Sedih sih, tapi ambil aja positifnya. Mungkin bagi mereka yang mendapatkan perilaku diskriminatif, ini  jadi jalan untuk nikmat mendapatkan pahala karena menjalankan perintah Allah SWT. 

Toh, sekarang juga seiring dengan berjalannya waktu perkembangan modest fashion juga mulai membuka mata banyak orang kalau islam itu gak eksklusif dan terpisah dengan dunia.   Cara berjuang untuk agama Allah itu kan bisa beda-beda ya.. mungkin jalan aku dan suami ya dengan membangun brand bisnis muslim. 

Bismillah semoga apapun yang dilakukan kita, bisa jadi jalan mencari Ridho-Nya yah… Aamiin
Jadi berhijab maknanya bagiku adalah perintah yang kalau dikerjakan pasti akan banyak dapat keberkahan dan tidak ada pilihan lain. Kalau di gambarkan nih ya.. ibarat kita mau beli daging di supermarket, tentu kita memilih daging yang dibungkus rapi, bersih, tertutup sehingga kita yakin nggak ada kuman bakteri didalamnya. Mungkin.. mungkin nih ya.. sama aja dengan berhijab. 

Dengan menutup diri dan menggunakan pakaian yang sesuai ajaranNya, insyaAllah bertemu dengan teman-teman baru yang juga punya orientasi kehidupan yang lebih baik soal agama.

Jadi bagiku hijab sendiri bukan penghalang justru jadi penyempurna untuk segala aktivitas yang kita jalani.  Meskipun sudah lumayan lama berhijab masih banyak yang harus dilakukan untuk memperbaiki diri. Memang proses perbaikan diri kan terus berjalan yah, gak berhenti karena prosesnya panjang sampai kita dipanggil sama Yang Kuasa. 

Sekarang misalnya.. aku punya tantangan baru dalam hal berhijab karena alhamdulillah dititipin tiga putri, yang pada waktunya nanti pasti harus siap melaksanakan kewajibannya juga untuk berhijab. Bismillah, semoga diberi kemudahan untuk mereka melaksanakan kewajibannya yah.. dari sekarang aku sih udah mulai ngasih pengertian sedikit tentang apa itu hijab, kenapa harus pakai hijab dan apa manfaatnya. 

Katya udah mulai nanya, “kenapa Mamanya itu nggak berjilbab ya ma?” 
Aku jawabnya “ya kita doakan aja supaya mulai belajar dan nanti ada waktunya berhijab”

Pastinya harus di share dengan cara yang menarik dan bikin Katya sama Kina jadi penasaran… Nanti kalau Kahfia udah agak gede, aku juga pasti share tentang pentingnya menutup aurat dan berhijab bagi perempuan yang pastinya harus dengan cara yang pelan-pelan. 

Oh iya dalam rangka ikut kemeriahan World Hijab Day.. aku dan tim mengadakan donasi scarf RiaMiranda. Pastinya harus masih dalam kondisi yang bagus ya.. supaya kita bisa totalitas dan apa yang kita berikan bisa terpakai dengan baik atau bisa juga berdonasi ke rekening CV. Miranda Moda Indonesia.  

Cara lengkapnya nanti ikutin terus di @inforiamiranda yah. Nanti kita juga akan feature banyak muslimah yang tetap bisa berkarya dan menginspirasi meski berhijab sebagai bukti kalau hijab itu gak membatasi sama sekali, justru membawa keberkahan dengan caranya sendiri. 

InsyaAllah nanti penyaluran-nya kita bakal dibantu dengan Cinta Quran Foundation dan Dompet Dhuafa. 

Alhamdulillah, Campaign ini juga hasil kerjasama Wardah dan ada Hijabers Community juga ikut memeriahkan sebagai Community Partner. Semoga campaign World Hijab Day ini bisa bikin teman-teman yang sebelumnya gak bisa berhijab karena akses ke penutup kepalanya sulit karena berbagai alasan, seperti alasan ekonomi, bisa merasakan nikmatnya berhijab. Bismillah. Semoga setiap ikhtiar kita gak ada yang jadi sia-sia yah. 



Love


Ria


01/02/2019

PPC Bandung 2019

Alhamdulillah..
Acara pertama di tahun 2019 bisa berjalan lancar.. sesuai dengan apa yang direncanakan..



Awal tahun 2019 ini aku sengaja mengeluarkan koleksi khusus breastfeeding, kenapa? soalnya aku masih lagi menyusui juga.. hehehe.. enggak ding. 
ternyata setelah mendengar banyak masukan dari RMLC memang kebutuhan untuk koleksi breastfeeding ini sangat dibutuhkan. Banyak yang seneng, termasuk yang tidak lagi menyusui pun rasanya di mudahkan dengan adanya koleksi ini. 

Untuk tau keseruan acara PPC di Bandung kemarin, baca teruuss yaaa...

25/01/2019

Cerita Jarik - Koleksi SS 2019


Assalamualaikum… 
Apa kabar semuanya?  
Alhamdulillah masih dikasih umur di tahun ini, kesempatan untuk memperbaiki diri terus.. 

Dari memperbaiki hubungan manusia dengan manusia, dan yang paling penting hubungan sama Sang Pencipta. Ada juga planning istimewa yang dibuat khusus buat RMLC di tahun 2019 ini, karena ini tahun untuk merayakan brand RiaMiranda udah memasuki tahun kesepuluh.. Alhamdulillah…. 
#riamiranda1dekade

Jadi ikutin terus yaa apa aja yang akan diadakan ditahun 2019. 

Tahun ini juga, alhamdulillah menandai sepuluh tahun aku berkarya dibawah brand RiaMiranda. 

MasyaAllah… aku bersyukur dikasih kepercayaan luar biasa, khususnya dari RMLC yang konsisten mendukung karya-karya ku.. Bisa melangkah sejauh ini rezeki dari Allah SWT. Kalau Allah SWT gak ridho pasti gak bakal sampai sini. Hati ini selalu mengucap hamdalah atas nikmat bisa terus berkarya ini..

Mengawali tahun 2019, aku udah nyiapin satu koleksi yang sudah seringkali di request sama mayoritas RMLC yang merupakan ibu-ibu muda. Koleksi yang kayak gimana? Ayo baca terus ya…

Sering banget aku dapat masukan untuk memperbanyak koleksi Busui Friendly, padahal aku selalu bikin porsi khusus untuk setiap koleksi buat baju yang busui friendly tapi aku pernah cerita juga kan sebelumnya, kalau apapun yang aku kerjain dan buat di koleksi-koleksiku juga berasal dari feedback dari temen-temen, khususnya RMLC. Jadi, khusus di koleksi awal tahun ini… aku bikin koleksi spesial yang semuanya bisa digunakan ibu-ibu yang sedang menyusui si kecil, termasuk aku yaa… 


Nama koleksinya Jarik. 
Ada cerita apa dibalik nama Jarik? 
Aku coba share disini yah. 

01/01/2019

Assalamualaikum 2019

Hari ini 1 Januari 2019..

Tepat satu hari setelah tahun masehi 2018 berakhir, banyak yang memilih untuk merayakannya. Tapi nggak sedikit juga memilih untuk merenung, flashback apa yang terjadi di tahun sebelumnya dan abis itu tidur.. Yaa seperti hari hari biasa aja. 

Sudah dua tahun aku lebih memilih stay dirumah ngumpul sama anak2 di kasur, becanda nggak jelas sambil menikmati tawa renyah anak - anak terutama "medium".. 
nggak tau kenapa anak ini manis banget.. 
Pipi chubby dan tutur katanya yang yang manis, justru suka mengalah daripada kakaknya..
Suka tiba tiba bilang "i love you mama.." dengan suara khas anak kecil.. atau tiba2 meluk dan cium pipiku.. 

Tapi yang lebih dalem sih yaa pastinya banyak ngobrol sama suami, Ayah tuh paling bisa banget menggiring pembicaraan untuk bisa sama sama menyimpulkan perjalanan hidup kita selama setahun belakangan ini dengan nanya 
"Apa pelajaran yang kamu dapetin?
atau pertanyaan yang berasa insecure seperti 
"kamu bahagia nggak setahun ini sama aku?"...  sambil senyum senyum nggak jelas kayak mau nyindir pengen dapat jawaban manis gitu.. Hehehe.. 
tapi nggak jarang setelah itu aku jadi malah banyak bertanya dalam hati ke diri sendiri. 

Yup.. 2018 banyak sekali perubahan pola pikir aku. 
Tentunya pengen lebih baik yaa, setidaknya untuk diri sendiri.

Ada cerita pengalaman hidup yang aku temukan di akhir tahun 2018 kemarin, rasanya sayang kalau aku hanya simpan sendiri... niatnya sih siapa tau dengan sharing ini ada yang merasa mirip pengalaman hidupnya denganku dan jadi nggak ngerasa sendiri.

Pengalaman baru yang aku dapetin di akhir tahun ini dan banyak baca beberapa blog, yang ngerasa pengalamannya sama dengaku rasanya jadi "hei.. aku nggak sendiri, ada juga yang sama dan bisa survive tuh"... 

Semoga bermanfaat.. 
Baca terus yaaa...


ALL TIME PAGEVIEWS

1,932,464

POPULAR POSTS THIS MONTH

Tips Menjadi Ibu ala Ria Miranda

Aku rasa hampir semua perempuan, pasti melewati fase ini.. Semoga yang sedang berusaha untuk ...