BLOG ARCHIVE
07/11/2018

riamiranda x Tokopedia

Semenjak ngeluarin koleksi Eucaflora, aku jadi suka banget buat ngingetin diri sendiri untuk menikmati proses.. 

Lagi-lagi supaya aku gak terlalu fokus sama hasil. 

Proses satu bagian cerita yang pasti dilewati sama semua manusia.
Proses sebelum mendapatkan impian.
Proses ketika akhirnya mimpi-mimpi itu ada dalam genggaman. 

Sama halnya dengan proses menggapai mimpi, RMTS juga melalui sebuah proses yang panjang. 
Dimulai dari satu ide serta tujuan untuk membuktikan bahwa pagelaran tunggal bukan hanya sebuah mimpi, tapi bisa menjadi kenyataan. 

Alhamdulillah impian itu berhasil dicapai dan tanpa terasa sudah mau tahun ke-6. Aku ga berhenti bersyukur dan berterimakasih untuk orang-orang yang menemani aku sampai sejauh ini. 

Sampai tahun ke-6 ini masih banyak proses yang harus dilalui dan dinikmati. Salah satu yang berbeda dari tahun sebelumnya adalah berubahnya main sponsor RMTS.. pasti sudah mulai lihat ya.. ada perubahan dari sponsor utamanya.. yaitu Tokopedia.


kenapa pada akhirnya tokopedia menjadi main sponsor RMTS 2019..
baca terus yaaa

19/09/2018

Rahasia Bisnis di Industri Kreatif


udah nggak asing lagi dong ya namanya Industri Kreatif di negara kita, melalui Badan Ekonomi Kreatif, pemerintah udah mulai memperhatikan potensi dari energi anak muda dalam berkarya. Jadi seperti yang aku post di Instagram beberapa hari lalu tentang masa depan anakku nantinya itu nggak harus jadi dokter, insinyur, arsitek, PNS atau segala titel pekerjaan yang dulu diharapkan sama orang tua kita. 

Dengan adanya industri kreatif ini, kita mau usaha jasa barbershop juga bisa menghasilkan. Atau bisnis jualan kopi, atau pisang goreng? kenapa enggak, semua yang dulu dianggap nggak presige tapi ternyata bisa menhasilkan dan seru. 

Butuh waktu lama memang buat usaha yang aku jalanin sama team ini bisa catch up dan menjadi pemain di industri kreatif, khususnya yaa bisa satu sinergi dengan team. karena buatku industri fashion ini sangat erat sama SDM, hampir semua produk riamiranda ini dibuat dari handmade, terutama untuk brand riamiranda signature. 

Nggak gampang memang mengurus, menata dan mengembangkan 120 pegawai yang ada di kantor. Mulai dari perbedaan latar belakang, pendidikan bahkan sampai ke tujuan mereka bekerja. Nggak semuanya bekerja punya tujuan untuk mendapatkan gaji besar, contohnya untuk team kreatif.. dimana buat mereka itu akan lebih bermakna jika apa yang kita diskusikan bersama, ide mereka bisa di wujudkan dalam sebuah konsep nyata. 

02/05/2018

Bertabur Koleksi di Ramadhan 2018

Alhamdulillah.. itu yang pertama kali aku ucapkan dalam hati untuk menyambut Ramadhan 2018 ini. Begitu banyak respond positif baik dari customer maupun business partner untuk kerjasama dengan brand riamiranda. Sebuah brand lokal yang dibangun dari awal dengan penuh harapan untuk bisa diterima dari tahun 2009, alhamdulillah setelah sembilan tahun perlahan hasilnya mulai terlihat. 

Entah udah berapa banyak tawaran yang masuk harus kita kurasi dan hold, mulai dari e-commerce, dept store, event fashion show baik dalam maupun luar negeri. Semua di kurasi untuk menjaga brand, kesiapan team dan kondisi kesehatanku yang lagi hamil, namun ternyata di tahun ini banyak kerjasama yang udah banyak deal yang terjadi jauh sebelum aku hamil dan itu tetap harus di jalani karena sudah komitmen. 

Dilihat Ramadhan tahun 2018 ini memang MasyaAllah akan banyak sekali kolaborasi yang aku jalani, untuk menjaga tidak ada yang saling merugikan jadinya aku bikin koleksi yang berbeda. Sehingga pilihan customer bisa lebih variatif, tanpa melupakan koleksi reguler Ramadhan dari brand riamiranda sendiri yang bisa di dapatkan di seluruh cabang riamiranda, website dan juga hijup.com. 

Aji mumpung? 
Tentu tidak.. kalau tau gimana personality-ku pasti tau kalau aku bukan orang yang aji mumpung dan obses mencapai satu titik. Semua berjalan begitu aja, target ada tapi kita selalu membuat target yang nggak bikin kita jadi fokus mengejar angka tapi melupakan kenikmatan menjalani prosesnya. Dan semuanya atas request dan masukan dari customer. 
09/04/2018

Manage Team in Business

Siapa yang kerjanya jadi entrepreneur?
Atau usaha dengan bidang dan minat yang kita senangi? Berawal dari kecintaanku sama fashion dan di tambah rasa penasaran selama aku kuliah di Unand. 
"gimana sih rasanya jadi designer?" waktu itu fokusnya jadi desginer, bukan jadi entrepreneur loh.
Padahal ini dua hal yang berbeda, antara kreatif dan logika - otak kiri dan kanan.

Berjalan waktu terus nggak kerasa yah udah 9 tahun menjalani usaha di busana muslim riamiranda ini, aku belum pernah mengukur sejauh mana brand value riamiranda di mata customer. Yang aku fokuskan selama ini adalah peningkatan kualitas produk, promosi dan inovasi produk. Karena semua itu akan pasti berdampak ke customer. 

Prinsipku kalau produknya bagus tentu akan di kejar oleh customer, perlahan dari tim managementku sudah mengurangi ke personal branding yang berlebihan sama profil ku sebagai designernya. Walaupun ketemu customer rmlc itu bikin aku happy dan banyak dapat masukan atau inspirasi loh.
 
Buatku customer itu bukan sebagai end user, tapi justru awal mula kita membuat sebuah produk. Beneran loh.. kalau setiap ketemu di acara yang kita buat itu kan aku selalu ngobrol, meskipun nggak semuanya tapi dari ngobrol santai itu aku banyak dapat insight. Apa sih kebutuhan mereka, apa yang di cari dan bikin nyaman.

 
Saking fokus sama customer aku jadi lupa sama riamiranda team sendiri, justru yang selama ini back up dan mengerjakan semuanya. Nggak kerasa di tahun kesembilan ini jumlah karyawan udah 108 orang! Termasuk tim produksi dan finishing pokoknya sebanyak itu deh.. Kaget dongg.. gimana kita bisa ngatur orang sebanyak itu yaa.. Dan kagetnya adalah ketika kita mengadakan outing kantor. 

Baru di tahun ke delapan kemarin aku hire HRD yang khusus untuk handle karyawan. Kenapa akhirnya baru hire yang khusus untuk HRD, karena tadinya aku pikir fungsinya HRD untuk ngurusin gaji, kasbon atau cuti aja loh. Tapi ternyata memang lebih dari itu untuk tau gimana caranya supaya karyawan yang punya potensi itu berkembang di perusahaan ini. Bahkan setelah ada HRD jadi malah tau banyak banget rencana pengembangan karyawan yang bisa dilakukan. Alhamdulillah retensi disini sangat tinggi.. jadi jarang ada karyawan yang resign.

HRD jaman sekarang udah nggak bisa manual lagi, aku sangat dikasih gambaran sama tim HRD yang udah terpilih tentang gimana caranya handle karyawan. Sampai akhirnya aku ketemu sama system HCMS (Human Capital Management System) dari Prime Solution Abadi.

Enaknya system ini bisa tailor made, tergantung kebutuhan perusahaan kita. Sistem HRD gini perlu bukan cuma ketika jumlah karyawan kita banyak, justru bisa ngebantu meringankan tugas printilan HRD yang sebenernya bisa di sederhanain kalau pake system ini.
 
Jadi dengan pake system HCMS ini semua karyawan bisa akses personal data dan kebutuhannya mulai dari pengajuan cuti sampai permintaan untuk training self development. Tinggal klik aja nggak perlu bikin surat isi formulir atau menghadap HRD untuk hal yang bisa di handle sendiri dan paperless juga kan. Apalagi urusan bayar gaji yang bikin tim finance tiap akhir bulan load kerjaan selalu banyak. Dulu aku pake system voucher untuk penjahit, seberapa banyak jahitan yang dibuat sampai malah pernah ada salah salah hitung. Nah kalau pake HCMS ini bisa lebih efektif tinggal upload data lembur dan absen itu udah otomatis hitung sendiri berapa jumlah gaji yang di terima, khususnya untuk orang yang produksi.
 
Nah aku seneng banget belajar tentang HRD sejak ada system ini, jadi lebih strategis rencana kerjanya. Sekarang prinsipku itu happy employee brings happy customer.

 

Aku akan share lebih banyak tentang HCMS di postingan berikutnya yaa..

 

Love,

 

 

Ria
05/01/2018

Assalamualaikum 2018


2018
Assalamualaikum tahun baru Masehi..
Meskipun semestinya sih sebagai umat Islam kita muhasabah atau membuat resolusi di tahun baru Muharam yaa.. tapi tidak ada salahnya untuk membuat sebuah rencana untuk InsyaAllah bisa lebih baik lagi.. 

Aku sendiri di usia sekarang udah nggak merayakan tahun baru, karena ya udah lewat masa masa itu.. sekarang kok rasanya dalam hati "aduh rame banget orang orang, terus habis countdown ngapain?" anti klimaks aja rasanya. Plus sejak punya anak rasanya pengen cari tempat tenang, supaya anak nggak kebangun kaget suara petasan. Tahun ini ngumpul aja sama keluarga di Padang, ngidam makanan asli Padang. Itu udah cukup buatku.

2017 alhamdulillah masih dikasih waktu dan inspirasi untuk tetep konsisten nulis di blog ini. tempat aku bisa mengekspresikan apa yang ada dalam pikiranku dalam bentuk tulisan. Karena nggak semua bisa aku utarakan, aku bukan tipe yang good at public speaking. Setidaknya ada 40 posting blog di tahun 2017.. menurun sih dari 2016 yang ada 91 posts. Hehehe.. kenapa? soalnya tahun 2017 ini aku ada nyoba nge-vlog.. ternyata butuh effort yah nge-vlog itu. 
Plus ternyata ada banyak pengalaman yang nggak perlu aku share, aku nikmatin sendiri atau sama keluarga dekat. rasanya lebih personal..

ALL TIME PAGEVIEWS

1,869,564

POPULAR POSTS THIS MONTH

Kolase 2019

Trend Modest Fashion 2019 dari kacamata RiaMiranda.Fashion. Satu industri yang mau tidak mau ...

RMTS 2019 - The Show

Nah, sekarang aku mau cerita bagian show RMTS kemaren. Pasti banyak yang sadar bahwa ...

How to enjoy RMTS 2019

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga...Perasaan baru kemarin awal meeting untuk bahas ...

Dedare - FW 2018 Collection

Kemaren aku udah cerita lengkap ya tentang RMTS.. masihh berasa banget euphoria nya.. aku masih cek ...

RMTS 2019 - The Ambience

Jumat tanggl 30 November 2018 adalah hari yang paling ditunggu banyak orang, khususnya RMLC. Datang ...