ALL TIME PAGEVIEWS
1,456,682
BLOG ARCHIVE
15/03/2016

A Week in Melbourne

Alhamdulillah selamat sampai di Jakarta setelah seminggu ninggalin semua kegiatan di Indonesia untuk ke Melbourne Australia. Meninggalkan dua anak : yang kecil Kina dititipin ke mertua (plus mbak Dwi untuk bantu – jadi nggak repotin ibu mertua) dan Katya ke Padang – liburan sekaligus ketemuan sama sepupu yang lagi pada ngumpul disana. Juga melewatkan dua show besar di acara Indonesia Fashion Week 2016 – kolaborasi dengan hijup.com dan Wardah Cosmetics.
 
Nggak mudah ternyata ninggalin anak, terutama mental sih. Biasanya kangen kalau mau tidur, pas dikirimin foto atau pas video call. Tapi aku menghindari banget sih kalau video call – suka baper dan jadi hilang mood karena kangen.
 
Show di IFW 2016 juga cuman bisa dapet laporan dari snapchat team yang lagi disana atau tag dari temen yang hadir. RMLC – customer yang hadir juga Alhamdulillah banyak banget. Ini pertama kalinya aku nggak hadir di show besar, apalagi ada dua show. Berat rasanya. Tapi Alhamdulillah IFW 2016 lancar, meskipun ada pergantian panitia tapi tetap berjalan lancar kok.

"kak, semua pada nanyain kak ria. sedih banget nih.. tapi nanti aku report pake snapchat yah" message LINE dari Dessy - yang sibuk banget pas IFW ini.
"kak aku deg-degan nih pas mau press conference nanti, doain yah.." Meutia - Public Relation yang gantiin aku selama berhubungan dengan media. 
Sometimes you have to let them go and grow, mistakes is human being but then they will learnt. - itu kata suamiku setiap kali aku gelisah mikirin IFW. Ya benar kalau aku banyak banget melewatkan moment besar selama di Melbourne, tapi juga dapat inspirasi dan refreshing yang seru.
 
Nah aku pengen cerita kegiatan di Melbourne selama seminggu. Ini ketiga kali ke Melbourne, dulu pernah pas kerja di Noor meliput event show Dian Pelangi – show luar negeri pertamanya setelah lulus ESMOD. Nah sekarang kesini lagi rasanya udah lupa semua tempat yang pernah didatangin dulu. Jadi berasa turis lagi. Tapi jadwal selama di Melbourne kali ini padat banget, penuh dengan photoshoot, videoshoot, show, interview dan jalan jalan juga masih bisa. Selain itu sekalian support Etu temenku yang show di acara Virgin Australia Melbourne Fashion Festival atau VAMFF.
 
Kalau masalah traveling suamiku selalu excited dan seperti biasa dia yang jadi guide selama disana, mulai dari tempat makan sampai ke baca peta. Kalau di keluargaku traveling itu penting, sementara di keluarga suamiku ya nggak mesti ada jadwalnya. Tapi suamiku tipe orang explore sementara aku maunya tau beres dan susah inget jalan, apalagi baca peta. Tapi di Melbourne ini semua gampang sih, karena google maps itu berguna banget disana. Liat aja instagramnya suamiku @pandurosadi, penuh banget dengan review #parsmelbourne – pars singkatan dari pandurosadi.
 
Untuk yang sekarang aku mau sharing sedikit tentang project Travel in Style dan photoshoot campaign dengan Wardah Cosmetics yahh.. Jadi event ini memang disponsori oleh Wardah, mereka membuat event engagement dengan para bloggers disana. Sambutannya luar biasa positif. Hanya dibuka untuk 100 orang tapi yang datang 200 orang. Alhamdulillah.. 
  
Jadi selama disana aku memang sengaja photo dan videoshoot mulai dari photo beauty, product dan campaign yang juga pakai baju koleksi terbaru. Tempatnya yang sesuai dengan karakter aku dan baju yang dipakai. Mulai dari botanical garden, Melbourne Library sampai ke Brighton beach.
 

Selagi photoshoot di State Library aku ada interview sama mahasiswa yang juga jadi jurnalis di forum kopitoebruk, baca selengkapnya dengan click disini deh.
 





 



 
 
NGV - National Gallery Victoria
 
Begitu tau ada exhibition dari Andy Warhol, suamiku langsung jadiin itu list wajib pertama yang harus didatangi. Exhibition ini lumayan lama sekitar 6 bulan adanya di NGV / National Gallery Victoria. Melbourne punya dua NGV, yang besar itu untuk international artist dan yang satu lagi untuk local artist. Jadi pas kita kesana memang ada 2 exhibition, yang satu lagi adalah 200th years Australian Fashion.
 
Nah kalau exhibition Andy Warhol dan Ai Weiwei ini aku emang nggak tau siapa mereka, Warhol tau sih itu juga dari suami. Sebenernya nggak terlalu ngerti sih, tapi begitu masuk ke dalam aku mulai ngeliat perkembangan art dan anything could be your creative space. Mulai dari kendi di cat, photo senada, sampai dengan rakitan lego yang jadi photo.
Yang bikin kagum adalah bagaimana mereka membagi section dan mempersiapkan merchandise yang sangat dipikirin dengan baik. Jadi art seperti ini sangat bisa menjadi bisnis yang bagus.
Aku nggak mau terlalu bahas banyak, selain nggak ngerti rasanya lebih enak kalau liat gambar kali yaa..
 
Nah kalau yang di 200th Australia Fashion baru deh aku bisa ngerti.. mulai dari baju jaman dulu sampai ke Dion Lee – fashion designer yang jadi andalan Australia dipajang dengan sangat baik. Merchandise display yang bagus sesuai tema, mulai dari geometric, disco, hype 70an sampai dengan baju yang tingginya sampai 5 meter. Inspirasinya adalah detail baju yang dibuat dan kerapihan jahitan yang super rapih.
 
 
 

 
 



Urusan tata kota, suamiku lagi lagi paling excited. Sampai bikin #parschitecture segala. Dia suka banget sama tata kota yang ada gedung bangunan bergaya eropa klasik mix dengan modern. Melbourne juaranya sih, dengan system transportasi tram yang gratis di area CBD rasanya mau kemana aja gampang.

Ini photo yang diambil selama perjalanan di Melbourne pas acara free, street style photo ceritanya..











Karena ada model yang ikutan, jadilah kita photoshoot ala ala.. Mega pakai Alice Sweater top dan Azuka Kaftan yang bisa di styling jadi outer, rok dan kaftan. Selama photoshoot Mega bisa banget bikin mood jadi seru, dia ngerasa jadi Rama Aiphama karena pakai kaftan lebar gitu.



Last day di Melbourne akhirnya semua team bisa kumpul, karena team Etu beneran sibuk banget selama seminggu ada meeting, ketemu orang, nonton show dll. pokoknya sibuk banget deh, nggak sempet ketemuan. Makannya pas ada Moomba Festival kita janjian semua disana sampe malam.





Seminggu di Melbourne rasanya nggak cukup, pengen lebih lama lagi tapi sama anak anak dong.. Kota ini emang nyaman banget untuk anak muda sekolah dan banyak banget ide yang bisa dikerjain disini. Suamiku nggak heran kenapa jadi banyak yang permanent residence disini, tapi juga ngerasa hebat banget nasionalisme anak Indonesia yang terus ngelepasin PR dan kembali ke Indonesia. Biar bagaimanapun negara sendiri lebih enak dan seru dibanding negara lain.

See you another trip gals!!


Love


Ria
POPULAR POSTS THIS MONTH

#inikomitmenku

Setiap tahun kan aku selalu membuat tema besar dalam koleksi tahunan..Aku emang pengen dalam setiap ...

riamiranda Annual Trunk Show 2018

Assalamualaikum..Waktu rasanya cepat sekali berjalan, nggak kerasa banget ini udah mau akhir tahun ...

aku dan HIJUP.com

Assalamualaikum..Hmm.. kalau ngebahas tentang RMTS itu nggak habis habis sih.. soalnya memang ada ...

riamiranda Himalayan FW17 - Creative Process & Inspiration

Himalaya.. Salah satu pegunungan tertinggi yang ada di bumi.. simbol kesuksesan, puncak ...

Bisnis Lancar Ketika Taat

Assalamualaikum..Dari postingan instagram aku sebelumnya, pas kemarin isi workshop dengan Sunlight ...