ALL TIME PAGEVIEWS
1,261,301
BLOG ARCHIVE
24/08/2016

#riamirandaBelitongTrip Day 2

Rencana perjalanan hari kedua untuk enjoy Belitung dimulai dari jam 09.00, sementara bapak-bapak ngopi dulu aku dan mama ngurus anak yang pengen berenang pagi-pagi..

Tujuan pertama adalah mau ke danau biru, yang sebenarnya adalah hasil kerukan pasir kaoline. Jadi lumpur putih disini itu dipake bahan dasar untuk keramik, bedak dan kosmetik. Kebanyakan sih brand jepang, makannya ada brand Kao itu asalnya dari Kaoline. Tour Guide-ku pernah nyobain untuk mencampur lumpur dengan air biasa, setelah di gosok kulit beneran berasa jadi halus katanya..

Buatku sih yang kemarin nggak jadi ke Turki untuk ngeliat Pamukkale akhirnya terbayar disini.. Paling lama kita disini 20 menit, kalau berani turun kebawah (sebenernya nggak boleh karena ini pasir jadi licin), tapi penasaran dan dituntun sama tour guide jadi aman.






Dari danau kaoline, kita jalan lumayan jauh menuju Arum Dalu Private Resort. Jadi ini milik orang Solo seluas 45 hektar lokasinya jauh dari kota, deket Batu Penyabung. Kualitas jalan di Belitung baguuuss bangett.. Sepanjang jalan kanan dan kiri itu seperti semak belukar dan hutan sawit atau karet. 


Welcome to Arum Dalu.. click disini
Kebetulan travel agent-ku aja yang bisa bawa tamu untuk masuk ke dalam, karena sebenernya kan nggak dibuka umum. Karena ini private property.. Worth banget sih bisa masuk kesini, biaya nginep per malam sekitar 7,5 juta emang didesign untuk orang yang mau menikmati alam..
Kebanyakan yang kesini orang Spanyol dan bule.. Kalau kita keluarga mungkin akan bosen apalagi bawa anak-anak, jadi semalam disini boleh dicoba.. Setiap kamar ada private pool dan bisa main pasir putih sesukanya dipantai yang sepi..



Ini yang bikin aku merinding dan rasanya worth kalau bayar segitu karena emang pantai ini private, plus ada lokasi photo yang instagramable banget. Cuma ada di Arum Dalu.
Arum Dalu itu bahasa indonesianya Sedap Malam.




Kita diajak naik ke atas batu, yang ada tempat untuk wedding mungkin ya dan ada kincir angin. Baguss sekalii.. seperti di Santorini.






Kali ini pejalanan di hari kedua ditemenin sama Wardah Nude Lisptik.. warnanya lembut bangett..


Lunch di Arum Dalu.. Makannya enak banget, rata-rata cumi dan udang. Ada juga ikan tapi emang nggak se variatif di Lemadang.. Tapi cukup mengenyangkan apalagi makan sambil ngeliat ombak dan angin sepoi-sepoi..


Dari Arum Dalu nggak jauh kita mampir ke Batu Penyabung.. maksudnya batu ini bersambung dari dataran terus sampai menjorok ke laut.

Ini lokasi yang the best setelah batu besar Laskar Pelangi. Lokasi Batu Penyabung ini jauh, rencananya kedepan akan dibangun hotel resort Belitung Resort Internasional.. Pas aku kesini masih free, sepi nggak ada orang. Rasanya pantai sebersih ini punya sendiri..






Perjalanan dari Batu Penyabung kita melihat batu besar yang disebut orang lokal Batu Baginde.. Konon batu inilah yang membelah pulau menjadi dua yaitu Bangka dan Belitung. Belitung itu juga singkatan dari Bali yang terpotong : Balitong.


Selama di perjalanan jauuhhh sekali, aku pikir kita mau kemana ini.. ternyata emang dibawa muter melingkari pulau.. Di perjalanan aku tertarik sama area lahan yang ada tiang-tiang dan seperti tanaman rambat. Ternyata itu adalah ladang Lada yang kebetulan miliknya owner Lemadang Resto. Jadi kita boleh masuk untuk photo-photo..



Perjalanan dilanjutkan lagi dan kita ketemu sama masjid tertua di Belitung. Namanya Masjid Al Ikhlas di Kecamatan Sijuk.. 
Jadi ceritanya itu dulu Belitung ada dua orang bersaudara pemeluk agama Budha, supaya dekat dengan pencipta mereka membangun klenteng / rumah ibadah agar mereka nggak semata-mata hanya berniaga. Kayu yang dipakai untuk membangun klenteng diambil kayu terbaik dari kalimantan. Dalam perjalanan sang adik memeluk agama Islam dan menikah dengan seorang muslimah. Keinginan adik untuk membangun masjid di dukung sang kakak dengan memberikan kayu yang masih ada untuk digunakan sang adik. Jadilah ini masjid yang masih bagus dengan usia hampir 200 tahun.




Di perjalanan menuju Bukit Berahu, aku tertarik sama area pantai yang kosong dan banyak ilalang ditambah waktunya lagi mau sunset sekitar jam 17.00.. Aku turun dan menikmati pasir putih yang lembut dan ombak kecil bening..



Gimana nggak pengen bengong coba disini?? 
Nggak perlu ngobrol, nikmatin aja sendiri.. nyari inspirasi.. memuji kebesaran Allah yang sudah bikin pemandangan alam yang menakjubkan ini.

Sayang kita nggak bisa lama-lama karena mesti jalan lagi ke Bukit Berahu. di bukit itu kita bisa lihat laut dari atas.. sayangnya pas sampe diatas bukit udah malam dan banyak nyamuk. Jadi hanya makan pisang goreng (ini enak banget sih) sambil minum teh hangat..

Dari bukit berahu kita ke Dynasty, restoran chinesse food yang halal. Disini kalau halal nggak di campur sama Babi, benera halal insyaAllah. Jadi aman untuk kita muslim nyari makanan di Belitong. 

Sampai ke hotel lagi kita jam 21.00.. rasanya dengan perjalanan sejauh itu dan banyak objek wisata yang bagus-bagus seharian cukup.. Tapi kalau mau menikmati ya nggak bisa.. Saranku ambil waktu lebih lama untuk bisa nikmati pantai pas sore hari.. Bengong aja gitu disitu..

Aku insyaAllah bakalan mau balik lagi ke Belitong.
Bali udah over exposure, tanpa dipromosiin udah pada kesana. Nah ini Belitong yang menurutku alam lebih bagus dan unik dari tempat dimanapun, rasanya sayang kalau kita orang Indonesia nggak pernah kesini.

Oya kalau mau tau Tour Guide -ku namanya Belitung Amazing.. click disini untuk mau bikin appointment. Mereka nggak mau ambil paket gabungan, jadi beneran private tour buat keluarga. Mereka bagusnya adalah koneksi dengan pemilik resort dan restoran.. Jadi worth dan bagus banget pelayanan juga list itinerary yang diatur.. 

Love,

Ria
POPULAR POSTS THIS MONTH

Wardah Ramadhan Gathering 2017

Rabu 14 Juni 2017, jadi moment silaturahmi keluarga besar Wardah Cosmetics di bulan Ramadhan. Sama ...

Photo Keluarga 2017

Assalamualaikum dari Keluarga Rosadi..Yup, kita emang belum punya photo keluarga yang bener ...

Masuk di Artikel Elle UK!

Tiba tiba di kirim WhatsApp sama Wiwid Howat, temenku yang tinggal di Sydney, kalau brand ...

riamiranda Web Series - Sans Titre

Bismillah..Tahun 2017 memang sudah direncanakan oleh management untuk lebih aktif di digital, mau ...