ALL TIME PAGEVIEWS
1,292,630
BLOG ARCHIVE
25/06/2014

Jakarta Fashion Food Festival - 20 May 2014 (It's Show Time!) - video updated

Akhirnya hari ini tiba juga, tentunya pressure akan lebih berasa kalau kita mau ngadain fashion show.
Semua sudah diatur dengan baik oleh team jauh hari sebelumnya, mulai dari pembagian team fitter, PR dan aku sendiri juga sudah mempersiapkan diri. 
Sengaja nginep dirumah tante di Pulomas, supaya dekat ke hotel Harris (karena Harris fully booked) dan menghemat waktu.

Pertimbangan lainnya adalah karena kita harus datang gladi resik jam 06.00 pagi. Kehidupan model itu nggak mudah loh meskipun keliatannya gampang karena kerjanya hanya jalan. Nggak cuma itu loh karena mereka harus stand by pagi jam 06.00 untuk gladi resik sampai dengan tengah malam jam 21.00 itu kalau mereka kebagian show terakhir. Jadi nggak heran kalau pagi gladi resik selalu ngeliat model dengan muka bantal, tapi tetep keliatan stylish meskipun dengan baju seadanya. Selain itu mereka juga harus dituntut untuk bisa mengkomunikasikan baju yang dipakai, harus menjiwai, sehati dengan bajunya.

Buatku gladi resik itu penting, karena kita bisa ngatur semuanya, meskipun last minute change. Sama seperti show ini, aku baru dapet ide perubahan nama dua hari sebelumnya.. 
Tadinya nama showku itu Minang Trilogi, karena ini merupakan trilogi dari campaign Minang Heritage. Koleksi terakhir dari motif Minang Heritage. Biasa lah, malam hari pas ngobrol sama suami (hebatnya pillow talk kita ngebahas fashion show, dan suamiku sabar banget ngikutin pola pikirku yang lompat lompat), akhirnya dapat nama shownya GADIH.



Diawali dengan press conference oleh empat designer yang mengisi slot My Faith and I ini diisi oleh anggota APPMI muslim semuanya yang dimoderatori oleh Mas Nuna (ketua APPMI - yang duduk ditengah).

Gadih itu gadis dalam bahasa Minang. Memang inspirasi semua ini dari sosok gadis Minang yang lemah lembut, cantik, sederhana, mandiri (karena meskipun sebagai ibu rumah tangga masih tetap punya kemampuan untuk menenun, berdagang sambil mengurus rumah tangga). Gadis Minang itu mandiri. 

Siluet show kali ini memang lebih banyak dress yang melambai dan ringan, karena temanya masih Minang maka aku lebih banyak memakai flat shoes untuk setiap model.

20 baju yang ditampilkan variasi design ada dua looks yang menggunakan songket Silungkang, sisanya ada yang menggunakan sulaman, bordir, payet yang semuanya lebih ke simple looks dan ready to wear. Kenapa polanya sederhana, ya karena kalau baju jaman dulu cutting lebih simple.

Kekhawatiran bahwa sedikit yang hadir karena tau sendiri kan jarak yang jauh, di hari kerja dan jam nanggung bikin orang juga pikir pikir mau nonton show, tapi itu nggak terjadi. Alhamdulillah semua hadir dan support, terutama keluarga. Followers yang memang aku undang pun hadir, ada yang dari Bogor lagi. Makasiii banyakk udah meluangkan waktu dan support show ini.

Dijadwalkan jam 15.00 ternyata molor jadi jam 16.00 WIB karena satu dan lain hal. tiga baris bangku pertama terisi penuh, karena supporter dari Kursein Karzai, Najua Yanti dan Lia Afif juga hadir meramaikan jajaran bangku penonton. Senangnya bisa saling support.

Karena ini mengusung nuansa Minang, dibantu Music Director Irwan Key, dia berhasil membawa suasana menjadi lebih dramatis. Suara saluang (suling Padang) yang panjang dengan photo background rumah Gadang jaman dulu bikin suasana jadi lebih dramatis.

Beruntung ada Whulandary Herman, Putri Indonesia 2013 yang juga temanku waktu dulu di Padang ada dalam list grup model. Aku pengen Whulan yang jadi first look, itu yang aku minta sama Mas Leksi koreografer yang udah ngerti banget mau aku apa.


Sengaja aku minta setiap model jalannya santai dan pada saat pose untuk bermain dengan rok yang lebar, supaya bagus pas di photo.







Ada sedikit musibah sih pas show ini, salah satu modelku kepeleset dan jatuh pas lagi muter - muter di depan semua photografer. Ya salahnya memang tidak melakukan fitting dulu sebelumnya, terlebih runway yang licin mungkin jadi terselip.
Insiden ini malah sempat diliput oleh wolipop, click disini untuk baca detail dan photonya.
Walaupun begitu Wolipop tetap meliput jalannya show secara keseluruhan, baca disini deh.

Buatku sih ini sesuatu yang harusnya bisa dihindari, tapi ya namanya juga insiden. mudah-mudahan bisa lebih baik lagi deh.

Coba baca juga beberapa liputan berita yang dibuat sama temen media pas press conference, kebanyakan semua bilang ini temanya Minang Trilogi sih padahal seharusnya Gadih.

 
Untuk show kali ini, Alhamdulillah pertama kali di sponsori oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Sumatra Barat. Karena pemerintah sudah concern untuk turut support designer muda yang mau mengembangkan dan melestarikan budaya lokal. Kebetulan aku dari Minang jadi mendapat kesempatan dari pemerintah setempat.


Ini video preview event yang ada di youtube dari panitianya :


Sekali lagi terima kasih buat semua yang sudah support, mendoakan dan hadir pada acara ini. Sekali lagi makasih banyak.. Alhamdulillah disekelilingi oleh orang yang supportif dalam perjalanan karirku sebagai fashion designer selama ini.

Alhamdulillah video event sudah selesai. 
Chic it up!

videographer : Aga Alanda - Premire Picture
Coreo : Leksi
Music Director : Irwan Key

Ternyata masuk ke Net TV - Entertainment News.

POPULAR POSTS THIS MONTH

Surprise Birthday Party!

AlhamdulillahJuly adalah memang bulan yang selalu ku nantikan setelah Ramadhan, karena I was born ...

#keluargarosadi Liburan Bali

Liburan Katya masih lama dan biasanya kalau di rumah suka ada aja drama-nya. Akhirnya kita ...