ALL TIME PAGEVIEWS
1,364,043
BLOG ARCHIVE
18/08/2017

Florette - Keindahan Sebuah Do'a

Seberapa sering kita berdoa? 
Seberapa sering kita mengucapkan doa yang sama?
Menurutku doa itu indah, karena kalimat / ucapan doa yang kita panjatkan tentu akan kita rangkai dengan indah. 
Doa berisi hal yang positif, untuk kebaikan kita. 
Doa dilakukan ketika kita merasa nyaman dengan diri sendiri, kadang kita memerlukan waktu antara kita dengan Allah untuk berkomunikasi melalui doa. 

Ketika aku membuat ide koleksi ini ada banyak sekali pikiran dan inspirasi yang datang, malah jadinya seperti proses instrospeksi sendiri. Rasanya seperti berkomunikasi bahwa sebenernya ini doa itu sering aku lakukan, tapi nggak kena di hati. 

Doaku malah jadi seperti repetisi tanpa isi. 

Seperti gerakan ibadah solat yang setiap waktu aku lakukan, terkadang menjadi sebuah kebiasaan. Aku pun berdiskusi dengan suamiku, dan kita berpikir yang sama kalau mungkin kita perlu waktu sejenak untuk mengkaji ulang, mengetahui dan mempelajari kembali apa yang selama ini kita lakukan dari kecil yang mungkin sempat menjadi seperti rutinitas berulang. 

Setelah koleksi ini jadi, kita berdua pun langsung melakukan hal yang nggak kepikiran dari awal. Panggil guru ngaji untuk belajar sholat dari mulai wudhu sampai mengulang bacaan tajwid mengaji. Mungkin sudah terlalu lama nggak di re-charge, terlalu lama tidak ada yang mengkoreksi sehingga aku merasa apa yang aku lakukan selama ini adalah benar padahal jauh dari kata benar.

Terdiam.
Malu rasanya.. tertunduk malu terhadap yang menciptakan kita.
Dan aku pun mulai berdoa kembali..

photo by @justdeden

Dari koleksi ini aku banyak belajar untuk melihat diri sendiri.

Doa itu indah, dan itu memang benar..
Setiap hari aku selalu berdoa untuk anak, keluarga, suami untuk diri sendiri dan untuk sekitarku. Setiap hari, berulang ulang dan repetisi.
Repetisi itu yang kemudian menginspirasi untuk dikomunikasikan dalam visual sebuah bentuk geometrik.

Aku tidak sendiri, pada koleksi ini aku mengajak Cempaka Surakusumah seorang ilustrator yang memang sudah sering membuat pattern geometrik. Ternyata tidak mudah membuat sebuah layout geometrik menjadi satu kesatuan yang indah dilihat. 

Ini adalah salah satu langkah awal untuk membuat sebuah movement - untuk brand-ku sendiri awalnya, menggabungkan Fashion dan Art. Karena keduanya adalah sebuah proses seni. 
Keduanya perlu di apresiasi, atas pemikiran dan proses kreatifnya.
Jika dilihat mungkin hanya lingkaran di gabungkan menjadi pola berulang, tapi ada ceritanya ada proses dan ada waktu yang diinvestasikan untuk menjadi sebuah karya.
Jika tidak bisa memberi apresiasi lebih baik tinggalkan daripada tidak memberi nilai positif pada sebuah karya. Jika tidak mengerti mungkin belum waktunya.
Itulah pekerja seni. 

Florette itu sebuah karya baru yang belum pernah aku buat sebelumnya. Siluet busana tahun 70s, permainan warna yang sedikit lebih bright dan bold meskipun tidak semua dan tetap ada unsur feminine. 

Awalnya ragu, tanpa warna pastel seperti signature collection-ku selama ini. Tapi justru ini koleksi yang paling di nanti, setelah Sans Titre yang banyak menilai seperti pattern yang bias / nggak jelas - karena memang tujuannya adalah seperti itu, Florette hadir dengan garis tegas dan warna jelas.

Lucunya karena koleksi ini sebenarnya sudah keluar diawal untuk exclusive collection dengan hijup.com, membuat orang dengan mudah untuk meniru secara gamblang pattern ini. Dalam hatiku, mungkin mereka belum punya hati untuk bisa menghargai karya seseorang. Sampai rasanya memang ada pihak yang selalu menunggu koleksiku untuk ditiru, koleksi kolaborasi dengan Rumah Ayu pun tidak ketinggalan ditirunya. Yang dicari mungkin adalah keuntungan dan materi, dengan bangga mereka mengatakan bahwa ini adalah pattern riamiranda dengan kode namaku sendiri yaitu RM / Ria Miranda padahal mereka meniru tanpa melalui proses berpikir.

Jengkel tentu saja.. tapi hei Florette mengingatkanku kembali untuk berdoa.
Berdoa selalu agar mereka bisa dibukakan mata hati dan kreatifitas untuk bisa menciptakan karya tanpa harus meniru. 
Mungkin ini bukan sebuah keikhlasan, karena kalau ikhlas tidak di ungkapkan sedangkan ini kemudian di tulis di blog untuk dibaca dan diketahui orang. Tapi menulis di blog ini seperti proses healing buatku.. menulis mengeluarkan yang ada didalam pikiranku tanpa menyakiti siapapun (setidaknya pemilihan kata-katanya tidak ada yang kasar / sarkastik).
Tapi ini yang bisa aku lakukan, Florette mengingatkanku bahwa doa itu indah. 
Kenapa tidak menciptakan keindahan baru setiap hari, masih banyak hal yang indah untuk dinikmati. Berdamailah dengan keadaan yang tidak sesuai harapan, maka nanti akan ada keindahan baru yang hanya kita yang bisa merasakan.

Biarlah orang yang menilai, apakah kamu mau pakai yang bajakan atau yang asli.
Karena ini bukan soal diriku sendiri, tapi ada Cempaka, penjahitku asal Pemalang, Team kreatifku orang Tangerang dan mereka yang berusaha agar koleksi ini jadi dan menjadi karya. Mereka adalah orang Indonesia, saudara sendiri. 

Tapi.. Florette mengingatkanku kembali..
Berdoalah.. sesering mungkin, tak perlu banyak tapi sering. 
Seringnya kita berdoa seperti kita diingatkan bahwa kita hanyalah manusia.
Mintalah kepada yang Maha Memiliki Segalanya.
Ini adalah soal hubungan kita dengan yang menciptakan segalanya.
Ini sifatnya personal, koleksi ini hasil pemikiranku dengan Cempaka menghasilkan sebuah karya. Silahkan dikomentari, tapi aku berterima kasih untuk komentar yang membangun..

Yang jelas.. ini koleksi menggambarkan sebuah vertical relationship.. seperti tema besar riamiranda 2017 tentang sebuah hubungan atau relationship.

19 Agustus 2017, serentak di semua cabang, webstore dan hijup.com koleksi ini bisa dimiliki.




Selamat berdoa.


Love,


Ria


POPULAR POSTS THIS MONTH

Haji 2017 - Perjalanan Penuh Hidayah

Labbaik Allahumma Labbaik..Nggak pernah terbersit dalam pikiran akan menjalani perjalanan religi ...